fbpx

BRAND CRISIS “WHAT SHOULD DO?”

Minggu ini ada dua kasus BRAND CRISIS yg fatal.

Yg pertama menimpa Kinder Joy yg di brbgai negara (termasuk Indonesia) produknya ditarik krn diduga terkontaminasi bakteri Salmonella.

Kedua adl Vorte Peau yg diboikot netizen gegara dianggap melecehkan pakaian muslim bercadar.

Apa yg hrs dilakukan ketika brand mengalami krisis fatal sprti Kinder Joy or Vorte Peau? 

#1. FIRST THING FIRST: MAKE APOLOGIZE THEN CLARIFY

Salah maupun tdk salah, langkah cepat pertama yg hrs Anda lakukan meminta maaf. Lalu dgn gamblang Anda hrs mengklarifikasi apa yg terjadi. Klarifikasi akan mendudukkan persoalan n informasi pd fakta yg sesungguhnya. Don’t hide, defend, or ignore!!!

#2. QUICK, TRANSPARENT, & GENUINE RESPONSE

Cepat n super serius memperbaiki keadaan, dmn top TOP LEADER hrs bicara langsung ke publik. Ia hrs meyakinkan publik bhw perusahaan sgt serius memulihkan keadaan.

Transparansi sdl faktor kunci utk “memadamkan kebakaran”. Setiap langkah yg diambil hrs disampaikan ke publik scra jujur n transparan.

#3. FIXING BRAND DAMAGE

Dlm setiap brand crisis umumnya terjadi BRAND DAMAGE yang harus disembuhkan dan dipulihkan. Ada 3 langkah memperbaiki brand yg “terluka”:

1. Recover
2. Refresh
3. or Rebranding

Anda harus pelan-pelan memulihkan brand IMAGE & REPUTATION yg rusak; meyegarkannya kembali; or kalo sudah tak bisa tertolong lagi Anda harus mengubahnya melalui rebranding.

Follow @yuswohady

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

#JURNALSEPEKAN4 Kembalinya Kebanggaan Produk Lokal

Next Post

DILEMA PERSONAL BRAND & CORPORATE BRAND

Related Posts

AGILITY = 3K

Dalam buku “The Rise of Cool+Agile Brands” saya menulis: AGILITY is the most productive SURVIVAL strategy. Why? Karena…
Read More
Total
0
Share