fbpx

DARI BULLY JADI BERKAH

GACOAN VS DOUGHLAB

Higienitas sebuah toko tidak hanya sekadar memenuhi standar kesehatan, tetapi juga menjadi cerminan dari citra merek yang ingin ditampilkan kepada publik

Hal ini menimpa Mie Gacoan, di mana kebersihan storenya yang selalu ramai dipertanyakan oleh pelanggan.

Dampak ketidaknyamanan ini sangat merugikan reputasi brand, seperti yang terlihat dari respons negatif yang beredar di media sosial dari Netizen. Terlebih belum ada tanggapan dari pihak store. Adem ayem seperti tidak terjadi apa-apa.

Sebaliknya, respon cepat tanggap dari Doughlab PIK ketika menghadapi masalah serupa menjadi contoh yang baik tentang bagaimana menangani krisis higienitas.

Doughlab memutuskan untuk menghentikan operasional selama tiga hari untuk memperbaiki. Tindakan proaktif ini tidak hanya memperbaiki situasi, tetapi juga mendapatkan apresiasi dari Netizen.

Kedua kasus ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dan kecepatan dalam merespons masalah yang berkaitan dengan higienitas atau manajemen krisis.

Dalam era digital, informasi dan gambar dapat menyebar dengan cepat, dan reputasi merek bisa terancam dalam hitungan jam.

Doughlab berhasil membalikkan keadaan krisis menjadi peluang lewat platform digital lewat media sosial. Tak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen tapi juga memperkuat citra positif di mata publik.

Menjaga higienitas tidak hanya tentang tindakan fisik, tetapi juga tentang bagaimana berkomunikasi dan berinteraksi dengan konsumen untuk membangun kepercayaan yang berkelanjutan. Doughlab berhasil menciptakan dialog positif antara merek dan pelanggannya.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Imbas Pukul Anjing Berakhir Boikot?

Next Post

TOKOPEDIA PHK MASSAL

Related Posts
Total
0
Share