fbpx

Duta dan Sheila on 7: Ikon Musisi dengan Personal Branding “Paling Membumi”

Belum lama ini jagat dunia maya, tepatnya media sosial Twitter, diramaikan dengan perdebatan akan video Tri Suaka dan Zinidin Zidan yang memparodikan gaya nyanyian Andika Kangen Band dengan gaya yang nyeleneh. Video parodi tersebut dianggap kurang menghargai Andika Kangen Band sebagai musisi.

Perdebatan ini pun kemudian sampai pada perbandingan antara Tri Suaka dan Zinidin Zidan dengan musisi senior Sheila on 7 yang terkenal “paling membumi”. Akun Twitter (@jembercoret) membagikan pengalamannya kerja bareng band asal Yogyakarta ini. Tidak seperti permintaan Tri Suaka yang neko-neko sebagai bintang tamu, Sheila on 7 memilih makan di resto sederhana.

Keramaian di Twitter ini pun sampai membawa nama Sheila on 7 dan Duta (vokalis) menjadi trending topic di Twitter. Sebagian besar pembicaraan terkait musisi ini berisi pujian akan keramahan Duta dan personel Sheila on 7 lainnya terlepas dari ketenarannya sebagai “band sejuta umat.”

Fenomena munculnya nama Duta dan Sheila on 7 ke permukaan mengambil spotlight ini sangat mungkin terjadi ketika personal branding sudah tertanam kuat di benak publik. Dalam beberapa literatur terkait personal branding, konsep ini diartikan sebagai strategi pemasaran yang diadopsi seseorang untuk mempromosikan karakteristik pribadinya yang utama. Karakteristik utama Duta dan Sheila on 7 ini tentu saja adalah “paling membumi”.

Personal branding ini bukan berarti membuat-buat karakteristik sebagaimana dewasa ini konotasi negatif kerap muncul dalam pemaknaan konsep ini akibat ketidakmurnian wajah yang ditampilkan tokoh-tokoh berpengaruh di media sosial. Sikap ramah dan apa adanya dari Duta dan Sheila on 7 adalah karakteristik utama yang sejatinya adalah bagian dari diri mereka. Personal branding menguat seiring dengan rangkaian cerita yang terus berakumulasi dan akibatnya kesadaran publik berubah menjadi kepercayaan yang kuat.

Sebagaimana personal branding juga diartikan oleh Parengkuan & Tumewu (2014) sebagai suatu kesan yang berkaitan dengan nilai, keahlian, perilaku maupun prestasi yang dibangun oleh seseorang baik secara sengaja ataupun tidak sengaja dengan tujuan untuk menampilkan citra dirinya. Ketidaksengajaan masuk ke dalam proses terbentuknya personal branding tersebut.

Kisah-kisah baik dari Duta dan Sheila on 7 ini juga tidak terjadi sekali ini. Keanu Reeves, aktor Hollywood, juga kerap kali menarik spotlight pembicaraan publik akan kisah-kisah pribadinya yang dianggap publik sebagai sesuatu yang heroik dan dermawan. 

Sebagaimana Duta dan Sheila on 7, Keanu Reeves adalah contoh tokoh dengan personal branding “paling membumi” lainnya. Long live, orang-orang baik!

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Post

RIP iPod 3 Pelajaran Disrupsi

Next Post

THE DARK SIDE of WORD OF MOUTH MARKETING

Related Posts
Total
0
Share