fbpx

PEMBELAJARAN DARI KASUS BRAND HAMLIN DI TIKTOK

Netizen suka belanja via Tiktok?

Tau Brand Hamlin enggak sih?

Jadi, ada kasus viral di Tiktok di mana menggeret Brand Hamlin.

Brand Hamlin rupanya melakukan pelanggaran integritas merek. Memalsukan produk dengan melabelinya menggunakan mereknya sendiri dan menjualnya dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Dampaknya, KEPERCAYAAN konsumen HANCUR dan REPUTASI merek TERCORENG.

Integritas merek dan nilai produk adalah fondasi utama dalam membangun hubungan yang kuat dengan konsumen.

Kegagalan Brand Hamlin dalam menjaga kualitas produk dan kepercayaan konsumen telah menyebabkan kerugian besar, termasuk hilangnya kehadiran merek di platform e-commerce.

Pelabelan merek sendiri pada produk lain tidak masalah asal dilakukan dengan modifikasi penambahan nilai produk. Namun, penambalan merek tanpa adanya penambahan value atau nilai produk adalah PENIPUAN!

Kasus ini menunjukkan bagaimana persepsi konsumen terhadap harga dan kualitas tidak selalu sesuai dengan kenyataan.

Dalam hal ini, kesalahan tidak hanya pada penjual tetapi juga konsumen dalam memutuskan pembelian. Dan celakanya, terkadang konsumen terjebak dalam asumsi bahwa harga tinggi menjamin kualitas terbaik.

Kesalahan konsumen seringkali disebabkan oleh ketidaktahuan dan kepercayaan buta terhadap merek. Sehingga, penting untuk melakukan penelitian dan pemeriksaan produk sebelum membeli.

Kejujuran, transparansi, dan konsistensi penting dalam menjaga integritas merek. Merek harus memberikan nilai sesuai dengan harga yang dibayarkan konsumen.

KEPERCAYAAN KONSUMEN adalah ASET berharga dalam BISNIS.

Kita semua bertanggung jawab untuk menjaganya melalui praktik bisnis yang etis dan bertanggung jawab.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

MAGER PASCA LIBUR LEBARAN

Next Post

Indonesia Akan Menjadi Net Importir Kopi Dalam Negeri – Moelyono Soesilo

Related Posts
Total
0
Share