fbpx

SEMAKIN HUMANIS, SEMAKIN LARIS

Beberapa hari lalu Boga Grup mengumumkan lowongan pekerjaan untuk usia lansia dengan usia di atas 60 tahun sebagai server.

Hal ini tentu mengundang ke gaduhan di media sosial, pasalnya banyak netizen yang pro dan kontra.

Terlepas dari “apa kata netizen” pemberian kesempatan pekerjaan kepada lansia merupakan satu langkah ke depan bagi Boga Group untuk menunjukkan bahwa mereka adalah brand yang menunjukkan sisi humanis.

Mengapa tidak?

Pertama, membawa narasi bahwa “Tua tidak selamanya Terbuang.”

Boga group ingin menunjukkan bahwa kelompok lansia masih bisa aktif bekerja dan produktif.

Bahkan jika melihat di beberapa negara dan perusahaan global, pekerja usia lansia masih cukup bermanfaat dan lebih dapat dipercaya bahkan cenderung lebih loyal dibanding pekerja yang lebih muda.

Kedua, meningkatkan sikap empati dan menjunjung moralitas.

Boga Group ingin membawa angin segar bagi kelompok pelamar kerja.

Pasalnya di Indonesia sebagian loker masih didominasi oleh kelompok usia muda, sedangkan untuk lansia dunia kerja masih kurang terbuka. Padahal para lansia juga perlu mendapatkan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosialnya melalui pemberian kesempatan kerja.

Untuk menunjukkan sikap empati dan moralitasnya Boga Group memberikan kesempatan kepada para lansia untuk bisa meningkatkan kesejahteraannya dengan membuka loker lansia yang tentunya tetap memperhatikan lingkungan kerja yang sehat.

Ketiga, Boga Group ingin menjadi perusahaan yang lebih humanis.

Hal ini terlihat dari bagaimana Boga Group menempatkan unsur human-centric sebagai fokus marketing utamanya.

Boga Group berusaha mendengar permasalahan yang ada di masyarakat dan berusaha untuk memberikan solusi atas masalah tersebut. Salah satunya adalah dengan membuka lowongan pekerjaan bagi lansia. Bahkan komunikasi yang ditampilkan di media sosial dikurasi dengan pesan yang emosional.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Pemimpin Itu Diukur Dari Success Story!

Next Post

Overtourism: Pisau Bermata Dua Pariwisata

Related Posts
Total
0
Share