Koin Jagat: Fenomena Halu Menjadi Kaya Instan

Koin Jagat menjadi viral di Indonesia karena menawarkan konsep “berburu harta karun digital” melalui aplikasi sosial Jagat. View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady (@yuswohady) 1. Mimpi Kaya MendadakBanyak orang tertarik dengan Koin Jagat karena memberikan ilusi bisa mendapatkan uang dengan cepat tanpa perlu usaha besar. Ini mirip dengan tren flexing, […]

Fenomena TikTok Shop: Kenapa Warga Indonesia Kecanduan?

TikTok Shop menjadi salah satu platform e-commerce dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, mencapai GMV Rp 100 triliun, terbesar kedua setelah AS. View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady (@yuswohady) 1. Efek FOMO dan Viral MarketingTikTok Shop berhasil menciptakan FOMO (Fear of Missing Out) dengan strategi live shopping yang menampilkan diskon kilat […]

Winner Takes All: Dominasi Shopee dan Tokopedia di E-Commerce Indonesia

Pasar digital sering kali mengikuti prinsip “winner takes all”, di mana hanya satu atau dua pemain besar yang bertahan, sementara yang lain satu per satu tumbang. Di AS, Amazon mendominasi e-commerce. Di Indonesia, tren yang sama terjadi dengan semakin kuatnya duopoli Shopee dan Tokopedia. View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady […]

Pelajaran dari Gugurnya E-Commerce di Indonesia

Selama lima tahun terakhir, banyak e-commerce yang tumbang, termasuk Bukalapak, JD.ID, Blanja.com, dan Rakuten Indonesia. Apa yang bisa dipelajari dari kegagalan mereka? View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady (@yuswohady) 1. Tidak Memahami Pasar LokalSetiap negara memiliki karakteristik unik dalam perilaku konsumsi digital. Contohnya: 2. Terjebak dalam Perang Harga Tanpa Strategi […]

Kenapa Bukalapak Menutup Layanan Marketplace?

Bukalapak secara resmi mengakhiri layanan marketplace mereka dan memilih fokus pada penjualan produk digital seperti pulsa, token listrik, dan pembayaran tagihan. Keputusan ini menimbulkan banyak pertanyaan: Apa yang menyebabkan Bukalapak mundur dari persaingan marketplace? View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady (@yuswohady) 1. Model Bisnis yang Tidak Kompetitif Bukalapak awalnya fokus […]

Masa Depan Toko Buku: Bagaimana Mereka Bisa Bertahan?

Toko buku Periplus mengumumkan penutupan gerainya di Plaza Senayan pada 7 Januari 2025. Ini bukan tanda kebangkrutan, tetapi bagian dari strategi adaptasi terhadap perubahan pola konsumsi masyarakat. Di era digital, toko buku fisik menghadapi tantangan berat. Namun, di beberapa negara, seperti AS, toko buku Barnes & Noble berhasil bangkit kembali dengan strategi inovatif. View this […]

Bisnis Penyewaan iPhone: Hanya Tren Sesaat atau Berkelanjutan?

Tren sewa iPhone semakin marak, terutama selama liburan akhir tahun dan momen spesial lainnya. View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady (@yuswohady) Mengapa bisnis ini berkembang? Apakah bisnis ini berkelanjutan?Meskipun saat ini sedang booming, masih perlu dilihat apakah tren ini bisa bertahan dalam jangka panjang. Jika ponsel flagship lainnya mulai menawarkan […]

Apakah AZKO Akan Sesukses ACE Hardware?

Setelah terpisah dari ACE Hardware, muncul pertanyaan besar: Mampukah AZKO mencapai kesuksesan yang sama? View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady (@yuswohady) Alasan AZKO Bisa Sukses: Namun, ada juga tantangan besar yang bisa menghambat kesuksesan AZKO: Kesuksesan AZKO akan sangat bergantung pada bagaimana mereka mengelola rebranding, mempertahankan pelanggan lama, dan beradaptasi […]

Optimisme Indonesia Menyambut 2025

Optimisme adalah kunci utama dalam perputaran roda ekonomi. Semakin tinggi optimisme masyarakat, semakin tinggi pula aktivitas ekonomi. View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady (@yuswohady) Bagaimana optimisme memengaruhi ekonomi? Siklus ini disebut sebagai “virtuous circle”, di mana optimisme menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif. Sebaliknya, jika masyarakat pesimis, mereka akan menahan pengeluaran, […]

Tahun 2024: Masa Keruntuhan Kelas Menengah di Indonesia

View this post on Instagram A post shared by Yuswo Hady (@yuswohady) Penurunan kelas menengah di Indonesia bukanlah fenomena yang baru terjadi pada tahun 2024. Tren ini sebenarnya sudah berlangsung sejak 2019, tetapi baru sekarang dampaknya benar-benar terasa. Dari tahun 2018 hingga 2023, proporsi kelas menengah mengalami penurunan drastis dari 42% menjadi hanya 37%. Sebaliknya, […]