Paradox Marketing ala Jogokariyan: Ketika Masjid Justru Tumbuh dengan Menghabiskan Saldo

Setiap kali kata marketing disebut, bayangan yang muncul hampir selalu sama: promosi, branding, akumulasi aset, dan pertumbuhan angka. Marketing dipahami sebagai seni menarik sebanyak mungkin perhatian untuk menghasilkan surplus baik berupa uang, data, maupun loyalitas. Namun apa yang terjadi jika seluruh logika itu dibalik? Masjid Jogokariyan menunjukkan bahwa marketing tidak selalu bekerja dengan menumpuk, tetapi justru dengan […]