fbpx

THE DARK SIDE of WORD OF MOUTH MARKETING

Yang banyak kita tahu adalah dampak word-of-mouth (WOM) itu begitu dahsyat dalam mengerek sebuah brand.

Itu sebabnya saya menyebut WOM sebagai “the MOST IMPACTFUL marketing approach”.

Itu adalah sisi terang (BRIGHT side) dari WOM. Namun WOM juga punya sisi gelap (DARK side).

Yang pertama disebut GOOD MOUTH. Sementara yang kedua disebut BAD MOUTH

Sisi gelap inilah yang minggu ini menimpa podcast Close The Door (CTD) milik Deddy Corbuzier.

Sebagai sebuah brand, podcast CTD besar dengan sangat cepat dan menjadi top of mind di acara sejenis praktis berkat WOM.

Content-content talkshow bersama bintang tamu yang kontroversial seperti: Juliari Batubara, Indra Kenz, Dewa Kipas, Lucinta Luna, hingga Dea OnlyFans memicu viral sehingga meroketkan CTD demikian cepat.  

Ciri dari brand yang sangat mengandalkan WOM adalah brand tersebut RAPUH (fragile).

Maksudnya, brand tersebut gampang meroket oleh kekuatan GOOD MOUTH, tapi juga begitu mudah jatuh terjerembab oleh hempasan BAD MOUTH.

Dalam kasus CTD misalnya, konten LGBT yang diangkat oleh Deddy langsung menuai kecaman dari netizen yang berujung viralnya tagar #unsubscribepodcastcorbuzier

Jadi marketing yang mengandalkan WOM adalah layaknya “pedang bermata dua”.

Di satu sisi GOOD MOUTH bisa meroketkan brand dalam waktu super singkat. Tapi di sisi lain, BAD MOUTH bisa menjatuhkan brand super singkat pula. 

Celakanya, satu saja BAD MOUTH menerpa, ia bisa meluluhlantakkan brand yang sudah dibangun bertahun-tahun sebelumnya.

So, apa pesan berharga yang bisa dipetik oleh setiap brand owner?

Kalo brand Anda mengandalkan WOM sebagai backbone strategi branding, maka Anda harus  super hati-hati mengelola brand.

Jangan sekali-sekali blunder dan tergelincir menciptakan BAD MOUTH yang dampaknya fatal bagi kelangsungan brand Anda.

BAD MOUTH secara sistematis akan mengerosi REPUTASI, TRUST, dan KREDIBILITAS brand.

Bahkan BAD MOUTH bisa mengancam kelangsungan brand Anda dalam sekejap.

Follow @yuswohady

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Post

Duta dan Sheila on 7: Ikon Musisi dengan Personal Branding “Paling Membumi”

Next Post

INVESTASI STRATEGIS “TLKM X GoTo”

Related Posts
Total
0
Share