fbpx

TOKOPEDIA PHK MASSAL

Tokopedia yang belum lama ini diakuisisi induk raksasa asal China, Bytedance dikabarkan akan melakukan PHK massal karyawan. Tak tanggung-tanggung katanya PHK mencapai 9%.

Hal ini dilakukan untuk menyinkronkan layanan TikTok Shop dengan Tokopedia, demi meraih pasar yang lebih besar.

Berikut adalah beberapa opsi analisis kami mengapa PHK ini bisa terjadi.

#1 Integrasi dan Efisiensi Operasional

Proses penggabungan dua perusahaan besar sering kali melibatkan integrasi berbagai fungsi dan departemen. Hal ini dapat menyebabkan REDUNDANSI dalam peran dan tanggung jawab karyawan.

Untuk meningkatkan efisiensi operasional, perusahaan perlu merampingkan struktur organisasi. Salah satunya dengan mengurangi jumlah karyawan

#2 Strategi Bisnis Baru

Perubahan fokus strategis. Setelah akuisisi, arah strategis perusahaan bisa berubah. Misalnya, TikTok Shop memiliki prioritas atau model bisnis yang berbeda dibandingkan dengan Tokopedia sebelumnya.

Perubahan ini berdampak pada ketidakrelevanan suatu peran atau posisi, sehingga perlu disesuaikan.

#3 Tekanan Finansial

Kondisi keuangan perusahaan menjadi alasan kuat dibalik PHK massal. Seperti yang diketahui kinerja keuangan Tokopedia mengalami kerugian berkelanjutan dalam beberapa kuartal terakhir.

Kerugian ini disebabkan oleh tingginya biaya operasional, termasuk biaya pemasaran dan teknologi, serta persaingan ketat di sektor e-commerce yang kian ketat.

Belum lagi valuasi Tokopedia yang mengalami penurunan drastis. Di mana dalam pendanaan terakhir sebagai entitas sendiri Tokopedia memiliki valuasi sebesar Rp 112,5 triliun.

Kemudian pada saat merger Mei 2021 nilai akuisisi Tokopedia tercatat senilai Rp 93 triliun dan menjadi Rp 76 triliun di akhir tahun

Terbaru pasca akuisisi Tokopedia oleh TikTok, GOTO kembali membukukan penurunan nilai goodwill yang lebih jumbo lagi.

Akhir tahun lalu, Tokopedia diakuisisi oleh TikTok senilai US$ 840 juta atau sekitar Rp 13 triliun dengan TikTok menjadi pengendali dengan kepemilikan 75%.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

DARI BULLY JADI BERKAH

Next Post

FROM NEW HOPE TO DARK LEGACY

Related Posts
Total
0
Share