Bukan hanya Matahari dan Hero yang menghadapi kesulitan, tetapi model bisnis department store secara keseluruhan sudah tidak lagi relevan dengan tren belanja modern.
Dalam buku Millennials Kill Everything (2019), disebutkan bahwa milenial dan Gen Z tidak lagi tertarik dengan konsep department store. Mereka lebih memilih belanja online atau mengunjungi toko khusus yang menawarkan pengalaman unik.
Department store mengalami triple disruption yang mematikan:
- Pandemic Disruption – Pandemi menghantam bisnis retail selama 4 tahun terakhir, menyebabkan banyak toko tutup dan penurunan jumlah pengunjung.
- Digital Disruption – Munculnya e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop membuat belanja online jauh lebih nyaman dibandingkan berbelanja langsung di department store.
- Millennial Disruption – Milenial dan Gen Z tidak lagi tertarik belanja di department store karena dianggap kurang menarik, tidak menawarkan pengalaman baru, dan seringkali memiliki harga yang kurang kompetitif.
Matahari dan Hero kini harus menemukan strategi baru untuk bertahan di pasar yang terus berubah. Jika tidak segera beradaptasi, mereka bisa menyusul nasib banyak department store lain yang sudah gulung tikar.













